"Mantai ga sihh, terus ngecamp!" begitulah kira-kira awal mula ide untuk pergi camping. Karena bosen banget sama rutinitas harian dan kepadatan kota jogja, akhirnya kami setuju buat camping. Kata temanku yang sudah pengalaman menyatu dengan alam, pergi ke Watu Kodok saja buat pemula yang mau camping di pantai.
Pantai Watu Kodok ini cukup populer untuk camping. Karena fasilitasnya lengkap sih beda sama pantai-pantai yang masih terisolir, jadi gak heran juga kalau rame. Disini sudah ada toilet umum, tempat ibadah, dan warung-warung pinggiran pantai yang menyediakan macam2 kebutuhan. Meski ramai, pantai ini tetap bersih jadi masih cocok lah buat camping.
Sesuai rencana, kami pergi camping selama 2 hari 1 malam. Di hari pertama, paginya ada 2 temanku yang ambilkan perlengkapan camping di tempat persewaan andalannya, lokasinya ada di Jalan Agro dekat gor klebengan dan nama tempat persewaannya itu Adventure. Karena barang bawaannya banyak, jadilah kami bagi-bagi barang bawaan. Perlengkapan yang kami sewa ada tenda kapasitas 8 orang dan matras 4 buah. Sedangkan perlengkapan lain seperti air mineral, sleeping bag, plastik sampah, korek api, termos air, dan segala makanan/minuman instan kami siapkan sendiri. Jumlah kami ada 7 orang dan untuk menyewa perlengkapan kami patungan sekitar 20ribu per orangnya.
Kami membagi tugas untuk mendirikan tenda dan menyalakan api unggun. Tim tenda tidak mendapati masalah yang berarti selain tenda yang susah dipasang akibat hembusan angin pantai. Tapi bagi tim api unggun hembusan ini bikin api susah buat dinyalain, percikan kecil gak mampu mengalahkan kobaran angin yang lebih kencang. Setelah berusaha sangat keras, akhirnya api bisa menyala dengan cara meminta bara api ke tenda sebelah hehe. Akhirnya semua siap kami pun menggelar matras dan melingkari api unggun untuk masak mie dan ngobrol-ngobrol, yaaahh selayaknya agenda camping.Dinginnya angin malam terhempas oleh hangatnya api unggun. Hingga akhirnya kayu bakar telah sempurna menjadi arang, suasana dingin kembali merasuk ke tulang. Karena sudah malam pada akhirnya kami masuk ke tenda untuk tidur dan beristirahat sambil menanti matahari terbit. Mungkin untuk yang tidak biasa menghadapi suhu dingin, sedikit tips untuk membawa jaket tebal dan sleeping bag karena angin malam di pantai itu dingin banget!. Mungkin kamu juga bisa menyewa tenda yang ada rain coatnya, supaya angin dari luar tidak bisa tembus masuk ke dalam.
Kalau cuacanya cerah, jam setengah 6 pagi kamu bakal
bisa lihat pemandangan kaya gini.

Sambil menunggu matahari terbit, kami menyeduh beberapa minuman instan menggunakan air di termos yang sudah disiapkan semalam. Sambil mulai berberes, minum susu di dalam tenda sambil menunggu matahari terbit, inilah yang kami cari!. Saat keadaaan sudah terang kami sedikit bermain air. Yahh sayangnya kami tidak berenang karena ga bawa baju cadangan L. Kami kembali ke Kota Jogja dan mengembalikan peralatan camping yang kami sewa. Sayangnya aku harus berpisah lebih awal karena sudah ada acara lain yang menanti. Yahh tapi pada akhirnya kami senang karena keinginan untuk camping bisa terkabul :D
F
i
n













