Minggu, 20 Desember 2020

Camp Beach di Watu Kodok, Yuk!

"Mantai ga sihh, terus ngecamp!" begitulah kira-kira awal mula ide untuk pergi camping. Karena bosen banget sama rutinitas harian dan kepadatan kota jogja, akhirnya kami setuju buat camping. Kata temanku yang sudah pengalaman menyatu dengan alam, pergi ke Watu Kodok saja buat pemula yang mau camping di pantai.

Pantai Watu Kodok ini cukup populer untuk camping. Karena fasilitasnya lengkap sih beda sama pantai-pantai yang masih terisolir, jadi gak heran juga kalau rame. Disini sudah ada toilet umum, tempat ibadah, dan warung-warung pinggiran pantai yang menyediakan macam2 kebutuhan. Meski ramai, pantai ini tetap bersih jadi masih cocok lah buat camping.


Sesuai rencana, kami pergi camping selama 2 hari 1 malam. Di hari pertama, paginya ada 2 temanku yang ambilkan perlengkapan camping di tempat persewaan andalannya, lokasinya ada di Jalan Agro dekat gor klebengan dan nama tempat persewaannya itu Adventure. Karena barang bawaannya banyak, jadilah kami bagi-bagi barang bawaan. Perlengkapan yang kami sewa ada tenda kapasitas 8 orang dan matras 4 buah. Sedangkan perlengkapan lain seperti air mineral, sleeping bag, plastik sampah, korek api, termos air, dan segala makanan/minuman instan kami siapkan sendiri. Jumlah kami ada 7 orang dan untuk menyewa perlengkapan kami patungan sekitar 20ribu per orangnya.

Kami membagi tugas untuk mendirikan tenda dan menyalakan api unggun. Tim tenda tidak mendapati masalah yang berarti selain tenda yang susah dipasang akibat hembusan angin pantai. Tapi bagi tim api unggun hembusan ini bikin api susah buat dinyalain, percikan kecil gak mampu mengalahkan kobaran angin yang lebih kencang. Setelah berusaha sangat keras, akhirnya api bisa menyala dengan cara meminta bara api ke tenda sebelah hehe. Akhirnya semua siap kami pun menggelar matras dan melingkari api unggun untuk masak mie dan ngobrol-ngobrol, yaaahh selayaknya agenda camping.

                                                

            

Dinginnya angin malam terhempas oleh hangatnya api unggun. Hingga akhirnya kayu bakar telah sempurna menjadi arang, suasana dingin kembali merasuk ke tulang. Karena sudah malam pada akhirnya kami masuk ke tenda untuk tidur dan beristirahat sambil menanti matahari terbit. Mungkin untuk yang tidak biasa menghadapi suhu dingin, sedikit tips untuk membawa jaket tebal dan sleeping bag karena angin malam di pantai itu dingin banget!. Mungkin kamu juga bisa menyewa tenda yang ada rain coatnya, supaya angin dari luar tidak bisa tembus masuk ke dalam.

Kalau cuacanya cerah, jam setengah 6 pagi kamu bakal bisa lihat pemandangan kaya gini.

Sambil menunggu matahari terbit, kami menyeduh beberapa minuman instan menggunakan air di termos yang sudah disiapkan semalam. Sambil mulai berberes, minum susu di dalam tenda sambil menunggu matahari terbit, inilah yang kami cari!. Saat keadaaan sudah terang kami sedikit bermain air. Yahh sayangnya kami tidak berenang karena ga bawa baju cadangan L. Kami kembali ke Kota Jogja dan mengembalikan peralatan camping yang kami sewa. Sayangnya aku harus berpisah lebih awal karena sudah ada acara lain yang menanti. Yahh tapi pada akhirnya kami senang karena keinginan untuk camping bisa terkabul :D

F

i

n

One Day Trip Semarang City : Seharian muterin Kota Atlas

Kamu punya waktu sehari untuk stay di Semarang tapi gatau harus kemana ?. Tulisan ini bisa jadi panduan buat kamu yang mau keliling kota Semarang dalam waktu sehari. Sebelumnya ada beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan, dan yang kamu butuhkan adalah Sebuah rencana perjalanan!!. Untuk transportasi, kamu bisa menggunakan transportasi pribadi seperti sepeda motor atau mobil supaya lebih mudah. Sebenarnya kamu juga bisa menaiki angkutan umum seperti BRT karena seluruh destinasi ini bisa dijangkau dengan angkutan umum, hanya saja dikhawatirkan bisa memakan waktu yang lama untuk menunggu kedatangan bus dan waktu operasionalnya juga terbatas hanya sampai pukul 6 sore saja. Kamu bisa jadikan rekomendasi ini sebagai rencana perjalanan kamu!.

Lumpia gang lombok

Trip ini bisa dimulai dengan wisata kuliner khas Semarang, yaitu Lumpia. Lumpia paling hits se-Semarang raya salah satunya adalah Lumpia Gang Lombok yang ada dikawasan pecinan dekat pasar Johar. Meski ada di gang yang sempit, Lunpia ini terkenal banget dikalangan masyarakat Semarang dan wisatawan jadi wajib banget untuk dikunjungi. Kedai Lumpia ini mulai buka jam 8 pagi, tapi jangan kaget kalau antrinya sampai mengular. Untuk makan disini, kamu bisa menyiapkan budget berkisar 15ribu rupiah untuk tiap porsinya.

Lawang sewu

Setelah selesai jajan lumpia, kamu bisa pergi ke destinasi paling populer di Semarang yaitu Lawang Sewu. Selain menjadi tempat wisata yang mengedukasi, struktur bangunan yang kental banget akan era Pemerintahan Belanda ini menjadikan lawang sewu cocok banget buat dijadiin spot foto yang pastinya aestetik banget!!. Untuk masuk kesini hanya perlu membayar tiket sebesar 10ribu rupiah untuk dewasa dan 5ribu rupiah untuk anak-anak. Tepat di sebrang lawang sewu, kamu bisa melihat ikon perjuangan dari pertempuran lima hari Semarang yaitu tugu muda.

    


Mie Ramor

Waktu jalan-jalan bisa disesuaikan sekaligus dengan waktu untuk makan siang. Selesai dari Lawang Sewu kamu bisa makan siang di Mie ramor di dekat gor tri lomba juang. Di restoran ini ada banyak varian menu yang bisa dinikmati sebagai pengganti nasi, mulai dari mie hingga roti. Kamu juga gak perlu merogoh kocek dalam-dalam karena kisaran harga makanan disini cukup terjangkau, mulai dari harga 12ribu sampai 30ribu rupiah.

Eskrim Oen

Selepas makan, kamu juga bisa menyegarkan suasana panasnya Semarang dengan makan es krim di toko oen, kedai es krim lawas yang sudah ada dari tahun 1983. Destinasi kali ini bisa menjadi opsi tambahan kalau kamu punya waktu dan budget lebih. Untuk menikmati menu es krim di kedai ini, kamu perlu menyiapkan budget sekitar 25ribu rupiah untuk 1 scoop eskrimnya. Disini kamu bisa menikmati rasa dan suasana yang autentik dari menu dan interior dari kedai es krim ini.



Maerokoco

Kalau kamu mau punya foto dengan tema sunset kaya gini dan menghabiskan waktu sore hari dengan jalan-jalan, paling cocok pergi ke Merokoco!. Puri Maerokoco ini ada di daerah PRPP, sedikit jauh dari pusat kota. Disini kamu bisa melihat berbagai anjungan dari berbagai kota dan kabupaten Jawa Tengah. Hal baru yang menarik dari Puri Maerokoco ini adalah wahana hutan mangrovenya. Kamu bisa menyusuri hutan mangrove melalui jalanan kayu di atas air atau menyewa sampan dan perahu kayuh. Wisata hutan mangrove ini lagi hits banget dikalangan anak mudanya Semarang karena banyak spot yang bagus untuk menjadi background foto.

Nasi gandul pak Kong

Lapar selepas jalan-jalan di hutan mangrove? tenang, karena di dekat situ ada nasi gandul paling enak di Semarang!. Lokasinya ada di Jalan Anjasmoro, nasi gandul pak Kong ini buka dari pukul 5 sore hingga 10 malam. Kuah santan yang gurih dan hangat cocok banget buat dinikmati sebagai makan malam. Kamu bisa memilih isian untuk nasi gandulmu, bisa daging atau jeroan. Untuk harganya juga menyesuaikan dari isian yang kamu pilih, mulai dari harga 15 ribu sampai 25 ribu rupiah.

Kota lama

Saat malam di Semarang, waktu yang paling tepat untuk mengunjungi Kota Lama. Setelah selesai direnovasi, Kota lama yang tadinya kental akan suasana horor dan mencekam kini menjadi destinasi paling favorit se-Kota Semarang. Hampir sama dengan Malioboro di Jogja dan Kota Tua di Jakarta, disini kamu bisa berjalan – jalan dengan menikmati lampu jalanan dan berbagai atraksi yang ada di sepanjang jalan seperti manusia patung, pengamen angklung, hingga menaiki scooter listrik. Untuk datang kesini, kamu tidak perlu membayar tiket masuk alias gratis untuk siapapun!. Selain itu, Kota Lama pun tidak terdapat jam operasionalnya alias 24/7. Kalau kamu mau naik scooter listrik kaya gini, biaya sewanya 25ribu rupiah untuk 15 menit. Kamu bisa bayar tunai maupun pakai aplikasi Gowes untuk memesan dan membayar unit yang mau kamu sewa.

Simpang Lima

Masih ada 1 lagi destinasi yang bisa kamu kunjungi di akhir hari yaitu Simpang 5 si simpangan paling terkenal se-Kota Semarang. Simpang Lima juga menjadi salah satu wisata gratis dan 24/7 available yang wajib dikunjungi ketika di Semarang. Disini kamu bisa berjalan – jalan atau makan di warung-warung yang ada di sebrangnya. Warung-warung ini banyak yang buka hingga pukul 12 malam, salah satu yang paling banyak dicari adalah nasi ayam Bu Wido dan gendar pecel Mbok Sador.

Sumber gambar : Simpang 5 Semarang

Pengalaman ini ga akan bisa kamu dapat kalo kamu ga realisasikan secara langsung, jadi selamat jalan-jalan ya! :D

-Fin

Minggu, 01 September 2019

TIPS MENULIS DAN CONTOH ESSAY BAHASA INGGRIS : Perlindungan dan Penolakan Pada Aborsi

Menulis essay/esai adalah perkara gampang tapi susah
ya gitu dehh..
Dalam menulis, terdapat berbagai topik yang dapat digunakan. Namun pembahasan yang paling basic untuk digunakan dalam membahas suatu masalah adalah Penyebab masalah, Dampak masalah, dan Solusi masalah. Cara ini dapat digunakan untuk hampir setiap karya tulis.

Berikut adalah tips untuk menulis esai :

Bagian Pertama : Berisi tentang pengenalan
biasanya paragraf pertama diisi dengan pengenalan topik secara umum dan menuju pembahasan dengan menambahkan fokus topik yang dibicarakan
Bagian Kedua : Berisi pokok bahasan
Pada bagian pembahasan dapat menggunakan kerangka penyebab, dampak, dan solusi dari sebuah masalah. Namun pastikan untuk menyampaikannya dengan lugas dan singkat supaya mudah dipahami dan memenuhi batas kata. Pembahasan yang singkat juga mencegah kesan 'bertele-tele' pada esai
Bagian Ketiga : Berisi tentang kesimpulan dan argumen
Dalam menulis esai, bagian tiga sama halnya dengan ringkasan, namun perlu penambahan argumen oleh penulis karena guna dari esai adalah mengetahui sudut pandang dan pola pikir penulis.

*Esai yang baik adalah esai yang memuat argumen dan memaparkan ide dari penulis terhadap topik yang dibicarakan, bisa menanggapi dari pembahasan yang sebelumnya sudah dibahas. Namun pemaparan argumen ini harus tetap pada fokus bahasan sehingga topik esai dapat tetap fokus dan tidak terkesan melebar. perlu diingat juga batas maksimal dalam menulis esai, manfaatkan semaksimal mungkin batas kata supaya semua ide dapat terpaparkan.
**Penambahan sitasi sangat diperlukan untuk mencegah plagiarisme. Sitasi biasanya ditambahkan pada akhir kalimat. Penulisan sitasi dapat ditambahkan secara otomatis pada ms word

Cara menambahkan sitasi :
1. Pastikan kursor berada pada akhir kalimat sebelum titik
2. klik reference, pilih insert citation
3. Pilih type of source/sumber berita yang dikutip. terdapat berbagai jenis sumber seperti buku, dokumen, jurnal, berita, hingga wawancara.
4. Isi kolom-kolom sesuai dengan sumber yang dikutip
***Untuk penambahan referensi/referances pada akhir esai dapat dilakukan secara otomatis apabila telah menggunakan sitasi seperti cara sebelumnya. Dengan klik pada 'Bibliography' dan memilih style dari references maka sumber-sumber yang telah dicantumkan secara otomatis.

Here's for example : an essay about abortion. This essay had 650 words not including the reference(bibliography).

Protection and rejection to abortionists

Abortion, a taboo subject to talk about but still important to used as a general discussion. Abortion become a fundamental problem because every human live came from birth.
According to WHO in pregnancy safe abortion technical and policy guidance, pregnancy is interpreted both in weeks and days, according to the International Statistical Classification of Diseases (ICD). There are several processes described in this book.
Medical abortion, the use of pharmacological drugs to end a pregnancy; Osmotic dilator, placing thin and short stem that made of seaweed (laminaria) or synthetic materials in the cervical (cervical os) (The dilator will absorbs moisture and widens, gradually causing dilation (widening) of the cervix), and Surgical abortion method, the use of trans-cervical procedures to end a pregnancy (World Health Organization, 2009).

There are some reasons that cause a woman have an abortion, from medical reasons to personal reasons. There’s Medical emergencies that require the abortion like the definitely miscarriage, a disabled baby, and the health of the mother (Adnamazida, 2013). There are also personal reasons that cause abortion, covering the unwanted pregnancies by the rape to reduce the mental trauma and not getting stigmatized by the community.

Ireland, New Zealand, India, Finland, and Japan became the country that legalized abortion. (Endarti, 2019). Furthermore, South Korea will also legalize the practice of abortion. The pressure to reform the abortion regulation has led to legalize abortion (Hasugian, 2019).
In Indonesia the regulation of abortion still get various contradictions. Launching from Kompas.com, the Ministry of PPPA(women’s empowerment and child protection) considers that the practical of abortion violates the rights of children. Pribudiarta as PPPA minister prefers to prevent abortion with creating conditions that are safe for women from rape and incest to avoid the unwanted pregnancy (Rahmadi, 2019).

It is become a common question that ‘is abortion needed?’
There are various reasons why abortion is taboo everywhere. Abortion is considered as a violation of human rights by taking the life of a child and some religious reasons. Pope Franciscus as the leader of the Catholic community in the anti-abortion conference at the Vatican said that it is not justified to take lives for any reason and considered it the same as murder which is a fatal sin for humans. Pope Francis as a figure for Catholics certainly give big influenced to many people (Stinellis, 2019).

Although some countries have legalized abortion, there are several countries that are against the practice of abortion. The State of Alabama is one of the states that strongly opposes abortion and even not letting rape victims to have an abortion (Handoko, 2019).  The state of Texas also rejects the practice of abortion and recommends the death penalty for women who have abortions (Utomo, 2019).

Legalization of abortion will certainly have a lot of impact. This has triggered the pros and cons, because the unwanted pregnancy can actually be prevented by the use of contraceptives in sex, creating a safe environment for preventing rape, and providing good nutrition to prevent the disability factor in infants. Therefore, there’s need for strict supervision in the legalization and implementation of regulations on abortion. Legal abortion for anyone can increase free sex behavior. The implementation of abortion must be selective in order to remain in accordance with religious norms ​​and medical values.
On the other hand, un-legalized abortion will cause many women to have an illegal abortions. Difficult access to legal and safe abortion has led to the develop of illegal abortion that endangers health even the abortionist's lives. There have been many cases of illegal abortions that have claimed lives. It is very important for someone to be able to access legal and safe abortion. But in fact, there are some cases that rape victims who carried out abortions were criminalized by the law and the community. The role of government in enforcing regulations is very influential on safe and legal abortion.

Bibliography

Adnamazida, R. (2013, August 29). Retrieved 2019, from Merdeka.com: (https://www.merdeka.com/sehat/alasan-medis-untuk-melakukan-aborsi.html)
Endarti. (2019, May 17). Retrieved 2019, from Akurat.co: https://akurat.co/news/id-625838-read-5-negara-yang-legalkan-aborsi-dari-alasan-kesehatan-mental-ibu-hingga-janin-abnormal
Handoko, E. (2019, May 15). Retrieved 2019, from Kompas.com: https://internasional.kompas.com/read/2019/05/15/14573491/negara-bagian-alabama-tetapkan-aborsi-sebagai-tindak-kriminal?page=all
Hasugian, M. R. (2019, April 12). Retrieved 2019, from TEMPO.CO: https://dunia.tempo.co/read/1195048/korea-selatan-legalkan-aborsi-setelah-66-tahun-dilarang/full&view=ok
Rahmadi, D. (2019, February 21). Merdeka.com. Retrieved 2019, from https://www.merdeka.com/peristiwa/menkes-siapkan-layanan-aborsi-aman-sesuai-uu-kemen-pppa-nilai-pelanggaran-hak-anak.html
Stinellis, D. (2019, May 27). Retrieved 2019, from ABC.net: https://www.abc.net.au/indonesian/2019-05-27/paus-fransiskus-samakan-aborsi-dengan-menyewa-tukang-pukul/11153158
Utomo, A. P. (2019, April 11). Retrieved 2019, from Kompas.com: https://internasional.kompas.com/read/2019/04/11/21265981/texas-usulkan-hukuman-mati-bagi-wanita-yang-lakukan-aborsi
World Health Organization. (2009). Retrieved 2019, from searo WHO International: http://www.searo.who.int/indonesia/topics/safe_abortion_technical_and_policy_guidance.pdf


Rabu, 14 Agustus 2019

BACKPACKER-an MENUJU KALIBIRU RAJA AMPAT

Hal pertama yang terbayang dari kata 'Raja Ampat' pasti tentang keindahan alamnya. Tapi memang bukan hal salah kalau Raja Ampat mendapat predikat seperti itu. Atau mungkin yang terbayang pertama kali dari Raja Ampat adalah Piaynemo, pulau dengan gugusan bukit karst yang sedang booming di kalangan wisatawan. Namun sebenarnya masih banyak lagi tempat indah yang dapat dijelajah di Raja Ampat.

Perjalanan 'backpacker-an' pada pertengahan Januari 2019 ke Papua Barat, tepatnya di wilayah Warsambin, kec. Teluk Mayalibit memberikan kesan yang sangat kuat. Khususnya wisata Kalibiru yang masih belum banyak dikenal. Sesuai namanya, beginilah penampakan dari Kalibiru.

Berangkat dari Surabaya menggunakan KM. Ciremai menuju Sorong sangatlah menghemat anggaran untuk transportasi, melihat harga pesawat yang mencapai jutaan untuk 1 penumpang. Namun tetap menyesuaikan harga, perjalanan menggunakan kapal memakan waktu hingga 4 hari untuk sampai karena kapal harus transit dibeberapa pelabuhan. Setibanya di Sorong, dilanjutkan menuju Warsambin. Perjalanan kesana memakan waktu cukup lama hingga 3 jam. Dari Pelabuhan Sorong menggunakan angkutan umum menuju Pelabuhan Rakyat. Perjalanan dilanjutkan menggunakan kapal express Belibis 8 menuju Raja Ampat selama 2 Jam. Kalau cukup beruntung, kalian dapat melihat lumba - lumba yang sedang berenang dan paus yang bernapas. Setibanya di Raja Ampat, perjalanan dilanjut menuju Warsambin menggunakan bus selama 1 jam.

Warsambin menjadi distrik terjauh yang dapat dilewati dengan jalur darat, selebihnya harus melewati jalur laut. Belum ada resort/penginapan untuk wisatawan, sehingga wisata Kali Biru ini belum banyak dikunjungi. Kami menginap di SD YPK Sion Warsambin untuk 4 hari. Beginilah tampak dari distrik Warsambin.




Untuk ke Kalibiru sendiri perlu untuk menyebrang teluk menggunakan kapal motor selama 15menit. Jangan kuatir akan bosan karena sepanjang perjalanan banyak pemandangan indah.
























Sesampainya di perhentian, perjalanan dilanjut dengan berjalan kaki melewati sungai dan hutan. Namun tidak perlu kuatir lagi karena sudah terdapat jalan setapak yang dapat dilewati dengan aman. Ada beberapa kepercayaan warga lokal untuk membasuh wajah dengan air disana dan membawa batu selama disana supaya tidak sakit. Flu dan demam sangat mungkin untuk terjadi karena air yang sangat dingin di Kalibiru.

Beberapa tips untuk ke Kalibiru, Persiapkan peralatan berenang seperti pakaian renang dan kacamata berenang, kamera adalah wajib, alas kaki bahan karet bukan kanvas, aksesoris biar makin photogenic dan kece, bekal jajanan dan TRASHBAG. Sangatlah wajib untuk membawa trashbag dan tetap menjaga kebersihan!!. Selanjutnya kalian bisa berenang sepuasnya!!.


Tapi jangan harap untuk update sosial media kalian karena belum ada sinyal internet yang menjangkau wilayah Warsambin. Namun semuanya akan terbayar dengan segala pemandangan yang ada dan kulit yang sedikit terbakar.

Camp Beach di Watu Kodok, Yuk!

"Mantai ga sihh, terus ngecamp!" begitulah kira-kira awal mula ide untuk pergi camping. Karena bosen banget sama rutinitas harian ...